Claudius Ptolemy, terkenal juga dengan nama Ptolemeus atau Ptolemy, merupakan seorang ilmuwan yang lahir pada tahun 85 M di Mesir. Kata Claudius berasal dari bahasa Romawi dan Ptolemy berasal dari bahawa Yunani. Keluarga Ptolemy merupakan orang Yunani yang menjadi penduduk Romawi, tetapi tinggal di Mesir. Ptolemy terkenal sebagai seorang ahli astronomi dan geografi. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah teori geosentris yang mampu bertahan hingga kini, meski telah banyak mengalami perombakan. Ia melakukan penelitian ilmiah pertamanya pada tanggal 26 Maret 127 M dan yang terakhir pada tanggal 2 Februari 141 M.

Ptolemy mengarang sebuah buku yang berjudul the Almagest yang terdiri dari 13 jilid. Buku ini merupakan karyanya yang pertama. Almagest berisi tentang teori matematika secara detail yang menggambarkan gerak matahari, bulan, dan planet. Ptolemy menyatakan bahwa bumi sebagai pusat alam semesta. Sedangkan matahari, bulan, dan planet lain berputar mengelilingi bumi. Pergerakan dan posisi alam semesta ini digambarkan dengan model geometri yang menggunakan kombinasi gerak melingkar yang disebut dengan episiklus (lingkaran besar berpotongan dengan lingkaran kecil). Ia juga melakukan penelitian terhadap titik balik matahari dan equinox ( letak matahari pada ekuator bumi yang menyebabkan waktu siang dan malam sama panjang). Dari hasil penelitian ini, Ptolemy mampu menghitung lama periode musim yang berlangsung di suatu daerah. Ia mengajukan model pergerakan matahari yang melingkar dengan kecepatan angular (sudut) yang seragam. Ptolemy membagi tiga periode waktu dari pergerakan bulan. Pertama, periode yang digunakan bulan untuk kembali ke posisi garis bujur yang sama. Kedua, periode untuk kembali pada kecepatan yang sama dengan sebelumnya. Dan ketiga, periode yang digunakan untuk kembali ke garis lintang yang sama. Selain itu, Ptolemy juga membuat katalog yang mencakup lebih dari 1000 bintang yang ditemukannya. Katalog ini terdapat pada buku Almagest jilid 7 dan 8.

Dalam bidang geografi, jasa Ptolemy tak akan pernah terlupakan. Dia berhasil memetakan wilayah-wilayah utama yang ada di bumi dengan garis lintang dan garis bujur. Dalam bidang optik, Ptolemy meneliti tentang warna, pemantulan cahaya, pembiasan cahaya, dan variasi bentuk-bentuk cermin.

sumber: Islam dan Astronomi. Anton Ramdan. Bee Media Publishing.