Prolog

Prolog

Kebutuhan akan pendidikan adalah suatu hal yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang hidup di muka bumi ini. Ya, setiap orang perlu pendidikan untuk menjadi manusia yang sesungguhnya. Siapa pun dia pasti membutuhkan pendidikan, apakah berupa pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Pendidikan non formal misalnya pendidikan tata krama atau sopan santun dalam keluarga, cara bergaul dalam masyarakat, dan lain sebagainya. Sedangkan pendidikan formal adalah pendidikan yang telah terstruktur atau terorganisasi dengan baik atau secara legal, dan biasanya diatur dalam aturan negara. Pendidikan formal misalnya adalah sekolah, pesantren, tempat kursus, dan perguruan tinggi. Pendidikan formal maupun pendidikan formal merupakan hak bagi setiap orang sekaligus juga merupakan kewajiban negara untuk mewujudkannya, terkhusus yang berhubungan dengan pendidikan formal. Setelah pendidikan non formal didapat, maka setiap orang butuh untuk mendapatkan pendidikan formal meski setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda untuk mendapatkannya. Terlebih lagi dalam kondisi negara yang belum makmur ini, wajar bila setiap orang memiliki tingkat pendidikan yang berbeda. Tapi terlepas dari itu, salah satu kebutuhan pendidikan yang dicari banyak orang khususnya lulusan sekolah menengah atas adalah perguruan tinggi. Bahkan kebutuhan akan pendidikan perguruan tinggi terlihat meningkat, terutama untuk jenjang sarjana. Peningkatan ini salah satunya didasari oleh kesadaran yang semakin baik untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Faktor lainnya adalah munculnya banyak perguruan tinggi yang menawarkan biaya pendidikan yang lebih murah.

Kemudian diantara banyaknya perguruan tinggi yang ada, perguruan tinggi negeri (PTN) memiliki peminat yang paling banyak. Ini terlihat dari jumlah peserta ujian masuk PTN setiap tahunnya. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar mengingat banyak kelebihan yang ditawarkan oleh PTN ditambah lagi pandangan positif masyarakat terhadap PTN. Kelebihan yang ditawarkan PTN misalnya biaya kuliah yang murah, fasilitas yang cukup lengkap, dan kualitas yang telah diakui. Sedangkan pandangan positif masyarakat misalnya berkuliah di PTN memiliki gengsi yang tinggi, anggapan adanya jaminan kesuksesan bagi karir masa depan, peluang kerja lebih baik, dan lain sebagainya. Nilai lebih dan pandangan positif inilah yang menyebabkan banyak orang berlomba-lomba untuk masuk dan berkuliah di perguruan tinggi negeri, terutama PTN yang terkemuka.

Lalu siswa-siswi yang berencana untuk masuk ke PTN, ataupun orang tua yang berkeinginan supaya anaknya bisa kuliah di PTN, menempuh berbagai usaha. Mulai dari usaha belajar yang dilakukan siswa terkait hingga penyiapan dana kuliah oleh orang tua siswa tersebut. Semua telah dipersiapkan untuk tujuan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri. Dan setelah ujian masuk PTN dilakukan, sebagian siswa berhasil dan tidak sedikit pula yang gagal. Bagi siswa yang gagal, keinginan masuk ke PTN menjadi kandas dan usaha yang telah dilakukan terkesan sia-sia. Tapi itulah kenyataan hidup, bila
tidak berhasil maka gagal. Hanya dua pilihannya. Dan tak ada usaha yang sia-sia baik hasilnya gagal atau berhasil. Karena Tuhan telah menetapkan takdir bagi setiap orang. Meskipun begitu kita tidak boleh berputus asa. Dan harus mengambil pelajaran dari kegagalan itu. Mungkin usaha yang kita lakukan caranya salah atau kurang maksimal sehingga menyebabkan kegagalan. Oleh karena itu, perlu ada tips atau cara supaya kemungkinan besar kita dapat masuk dan kuliah di PTN yang kita dambakan. Nah, tips-tips
tersebut akan dijelaskan pada bahasan selanjutnya.

Kebutuhan akan pendidikan adalah suatu hal yang harus dipenuhi oleh setiap orang
yang hidup di muka bumi ini. Ya, setiap orang perlu pendidikan untuk menjadi manusia
yang sesungguhnya. Siapa pun dia pasti membutuhkan pendidikan, apakah berupa
pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Pendidikan non formal misalnya
pendidikan tata krama atau sopan santun dalam keluarga, cara bergaul dalam masyarakat,
dan lain sebagainya. Sedangkan pendidikan formal adalah pendidikan yang telah terstruktur
atau terorganisasi dengan baik atau secara legal, dan biasanya diatur dalam aturan negara.
Pendidikan formal misalnya adalah sekolah, pesantren, tempat kursus, dan perguruan tinggi.
Pendidikan formal maupun pendidikan formal merupakan hak bagi setiap orang sekaligus
juga merupakan kewajiban negara untuk mewujudkannya, terkhusus yang berhubungan
dengan pendidikan formal.
Setelah pendidikan non formal didapat, maka setiap orang butuh untuk mendapatkan
pendidikan formal meski setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda untuk
mendapatkannya. Terlebih lagi dalam kondisi negara yang belum makmur ini, wajar bila
setiap orang memiliki tingkat pendidikan yang berbeda. Tapi terlepas dari itu, salah satu
kebutuhan pendidikan yang dicari banyak orang khususnya lulusan sekolah menengah atas
adalah perguruan tinggi. Bahkan kebutuhan akan pendidikan perguruan tinggi terlihat
meningkat, terutama untuk jenjang sarjana. Peningkatan ini salah satunya didasari oleh
kesadaran yang semakin baik untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Faktor
lainnya adalah munculnya banyak perguruan tinggi yang menawarkan biaya pendidikan
yang lebih murah.
Kemudian diantara banyaknya perguruan tinggi yang ada, perguruan tinggi negeri
(PTN) memiliki peminat yang paling banyak. Ini terlihat dari jumlah peserta ujian masuk
PTN setiap tahunnya. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar mengingat banyak kelebihan
yang ditawarkan oleh PTN ditambah lagi pandangan positif masyarakat terhadap PTN.
Kelebihan yang ditawarkan PTN misalnya biaya kuliah yang murah, fasilitas yang cukup
lengkap, dan kualitas yang telah diakui. Sedangkan pandangan positif masyarakat misalnya
berkuliah di PTN memiliki gengsi yang tinggi, anggapan adanya jaminan kesuksesan bagi
karir masa depan, peluang kerja lebih baik, dan lain sebagainya. Nilai lebih dan pandangan
5
positif inilah yang menyebabkan banyak orang berlomba-lomba untuk masuk dan berkuliah
di perguruan tinggi negeri, terutama PTN yang terkemuka.
Lalu siswa-siswi yang berencana untuk masuk ke PTN, ataupun orang tua yang
berkeinginan supaya anaknya bisa kuliah di PTN, menempuh berbagai usaha. Mulai dari
usaha belajar yang dilakukan siswa terkait hingga penyiapan dana kuliah oleh orang tua
siswa tersebut. Semua telah dipersiapkan untuk tujuan mengenyam pendidikan di
perguruan tinggi negeri. Dan setelah ujian masuk PTN dilakukan, sebagian siswa berhasil
dan tidak sedikit pula yang gagal. Bagi siswa yang gagal, keinginan masuk ke PTN menjadi
kandas dan usaha yang telah dilakukan terkesan sia-sia. Tapi itulah kenyataan hidup, bila
tidak berhasil maka gagal. Hanya dua pilihannya. Dan tak ada usaha yang sia-sia baik
hasilnya gagal atau berhasil. Karena Tuhan telah menetapkan takdir bagi setiap orang.
Meskipun begitu kita tidak boleh berputus asa. Dan harus mengambil pelajaran dari
kegagalan itu. Mungkin usaha yang kita lakukan caranya salah atau kurang maksimal
sehingga menyebabkan kegagalan. Oleh karena itu, perlu ada tips atau cara supaya
kemungkinan besar kita dapat masuk dan kuliah di PTN yang kita dambakan. Nah, tips-tips
tersebut akan dijelaskan pada bahasan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: