1. Banu Musa

Banu Musa adalah sebutan bagi tiga orang astronom muslim yaitu Abū Jaʿfar Muḥammad ibn Mūsā ibn Shākir, Abū al‐Qāsim Aḥmad ibn Mūsā ibn Shākir  dan Al-Ḥasan ibn Mūsā ibn Shākir.

Masa Hidup :

Banu Musa hidup pada abad ke-9 M dibawah pemerintahan Khalifah Al Ma’mun.

Penemuan:

Mengukur keliling bumi sebesar 40.200-an km. (Pengukuran oleh ilmuwan sekarang ini sebesar 40.075,02 km.

Karya Tulis & Buku: Tercatat minimal ada 20 buku tentang astronomi yang berhasil mereka tulis.  Beberapa buku tersebut yaitu;

–          On the Visibility of the Crescent

–          Book on the Beginning of the World.

–          Book on the Motion of Celestial Spheres (Kitāb Ḥarakāt al‐aflāk)

–          Book of Astronomy (Kitāb al‐Hayʾa)

–          Book on the First Motion of the Celestial Sphere (Kitāb Ḥarakāt al‐falak al‐ūlā)

–          A book of zij

–          Book on the Solar Year

2. Al Biruni

Nama Lengkap : Abu Rayhan Muhammad Ibnu Ahmad Biruni.

Nama Panggilan : Al Biruni

TTL : 15 September 973 M di kota Khiva, Uzbekistan

Penemuan :

–    Pada usia 17 tahun, berhasil menghitung garis lintang kota Kath berdasar pada ketinggian maksimum matahari.

–   Mengukur jari-jari bumi itu sebesar 6.339 km (terpaut sedikit dari hasil pengukuran ilmuwan masa sekarang yaitu sebesar 6.378,1 km).

Karya Tulis & Buku :

Tidak kurang dari 146 buku ilmiah telah berhasil ditulisnya, 35 diantaranya adalah buku tentang ilmu astronomi. Diantara buku-bukunya yang masih tersimpan;

–          The Remaining Sign of Past Centuries

–          The Mas’udi Canon

–          Understanding Astrologi

–          Pharmacy

–          Gems

–          Astrolabe

–          A Historical Summary Book

3. Ibnu Al Haytham

Nama Lengkap : Abu Ali Al-Husein bin Al-Hasan bin Al-Haytham.

Nama Panggilan : Ibnu Al Haytham

Nama Terkenal di Eropa : Alhacen

TTL : Tahun 965 M di kota Basra

Penemuan :

–          Rumus Indeks Bias (Seperti hukum Snell)

–          Prinsip Gerak Benda (Mirip dengan Hukum I Newton)

–          Densitas dan Refrakasi Atmosfer

–          Menyatakan bahwa garis edar planet dan matahari adalah berbentuk elips.

Karya Tulis & Buku:

Tercatat sebanyak 200 buku ilmiah dalam berbagai disiplin ilmu berhasil ditulis. Diantaranya:

–          Al Shuku ‘ala Batlamyus

–          Kitab Al Manazir

4. Ma Yize

Nama Lengkap : Tidak Dikenal

Nama China : Ma Yize (Dalam tata bahasa China ketika itu, ‘Ma’ adalah nama marga yang berarti ‘Muhammad’, ‘Yi’ bisa berarti ‘Islam’ ataupun ‘Ismail’, sedangkan kata ‘Ze’ bisa bermakna ‘Rahman’ atau ‘Razak’).

Tempat Lahir : Arab

Tempat & Masa Hidup : China, Dinasti Song

Penemuan :

–          Kalender China

–          Pembangunan Observatorium di China.

5. Al  Zarqali

Nama Lengkap : Abu Ishaq Ibrahim bin Yahya al-Zarqali

Nama Panggilan : Al Zarqali

Nama Terkenal di Eropa : Arzachel

TTL : Andalusia (Spanyol), tahun 1028 M

Penemuan :

–          Tables of Toledo

–          Sahifah (Astrolabe)

–          Waterclock

–          Ekuatorium

–   Kalender Arab-Andalusia (memuat empat penanggalan yaitu penanggalan Koptik, Romawi, Komariah, dan Persia)

Penghargaan:

Begitu besar jasa Al Zarqali sehingga para astronom Eropa memberikan nama salah satu kawah di Bulan dengan namanya, Arzachel.

6. Al  Farghani

Nama Lengkap : Abu al-Abbas Ahmad bin Muhammad bin Kathis al-Farghani

Nama Panggilan : Al Farghani

Nama Terkenal di Eropa : Al Fraganus

Tempat Lahir : Farghana

Masa Hidup : abad ke-9 M pada masa pemerintahan Khalifah Al-Ma’mun

Penemuan:

–          Diameter Bumi sebesar 6.500 mil

–          Sundial

–          Astrolabe

Karya Tulis & Buku :

–          Kitab Fi al-Harakat al-Samawiya wa Jawani Ilm an-Nujum (Elements of astronomy on the celestial motions)

–           Construction of Sundial

–           Treatise on the Astrolabe.

Buku pertama berisi ulasan lengkap terhadap buku Almagest karya astronom Yunani, Ptolemeus. Buku kedua berisi tentang alat Sundial dan cara pembuatannya. Sedangkan buku ketiga berisi tentang ulasan Astrolabe dan pembuatannya. Buku-buku tersebut kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa non-Arab dan menjadi referensi utama di wilayah Eropa.

Penghargaan :

Salah satu nama kawah di Bulan yaitu ‘Alfraganus Crater’ adalah contoh penghargaan yang diberikan oleh astronom barat untuk mengenang jasanya.

7. Al Battani

Nama Lengkap: Abu Abdallah Muhammad bin Jabir bin Sinan al-Raqqi al-Harrani al-Sabi al-Battani

Nama Panggilan : Al Battani

Nama Terkenal di Eropa : Albatenius

TTL : 858 M di daerah Battan, sekitar Turki

Penemuan :

–          Perhitungan waktu kalender Masehi. Ia menentukan 1 tahun kalender Masehi menjadi 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik

–          Titik terjauh matahari dari bumi berada pada 16o, 17’

Karya Tulis & Buku :

–          De Scienta Stellerum (dalam bahasa Latin)

.

Referensi :

1]. Anton Ramdan, S.Si. Islam dan Astronomi. Penerbit: Bee Media Indonesia. Jakarta. 2009.

2] Dr. Hyder Reza Zabeth, Phd. Challenges Countered by the Muslim in Reviving the Islamic Civilization. Research Scholar in Islamic History. Departement of Islamic History. Islamic Research Foundation.

3] Isa Ziliang Ma. Islamic Astronomy in China: Spread and Development. Institute of China Study. University of Malaya. http://ics.um.edu.my. Nov, 24, 2008.